Moringa, daun berjuta manfaat !

Pohon kelor/ moringa juga dikenal sebagai 'pohon ajaib' dan ada alasan bagusnya mengapa. Daun, buah, getah, minyak, akar, kulit kayu, biji, polong dan bunga pohon memiliki khasiat obat. Produk dari pohon memiliki banyak kegunaan. Ia juga dikenal sebagai 'pohon paha depan'. Kebanyakan ditemukan di Asia, Afrika, dan Amerika Selatan.

Daun Kelor - Tinggi Nutrisi
moringa adalah daun yang sangat kaya nutrisi, lebih tinggi dari wortel, jeruk dan bahkan susu dalam hal nilai gizinya. Daunnya banyak digunakan dalam masakan India karena serbaguna dan dapat dimasukkan ke dalam makanan dengan berbagai cara. Menambahkannya ke dalam jus dan menggunakannya sebagai sayuran tumis adalah cara yang paling umum untuk memakannya. Saat dikonsumsi dalam bentuk alami, daun kelor tidak memiliki efek samping. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang manfaat kesehatan dari daun kelor.

Kaya Vitamin dan Mineral

Daun kelor kaya akan vitamin A, C, B1 (thiamin), B2 (riboflavin), B3 (niasin), B6 ​​dan Folat. Mereka juga kaya magnesium, besi, kalsium, fosfor, dan seng.

Satu cangkir daun kelor mengandung 2 gram protein, magnesium (8 persen dari AKG), Vitamin B6 (19 persen dari AKG), Besi (11 persen dari AKG), Riboflavin (11 persen dari AKG). RDA) dan Vitamin A (9 persen dari RDA).

Kaya akan Asam Amino

Daun kelor kaya akan asam amino, bahan penyusun protein. 18 jenis asam amino ditemukan di dalamnya dan masing-masing memberikan kontribusi penting bagi kesejahteraan kita.

Perangi Peradangan

Peradangan adalah cara tubuh merespons rasa sakit dan cedera secara alami. Daun kelor bersifat anti-inflamasi karena adanya isothiocyanate. Mereka memiliki niazimicin yang diketahui mengatur perkembangan sel kanker. Peradangan adalah akar penyebab banyak penyakit seperti kanker, artritis, rheumatoid arthritis, dan banyak penyakit autoimun. Saat kita mengalami cedera atau infeksi, tubuh mengalami peradangan yang meningkat.

Pada dasarnya ini adalah mekanisme perlindungan terhadap trauma tetapi karena gaya hidup yang salah dan pola makan yang tidak sehat, peradangan dapat meningkat di dalam tubuh. Peradangan jangka panjang menyebabkan masalah kesehatan kronis. Makan daun kelor membantu mengurangi peradangan.

Kaya Antioksidan

Daun kelor memiliki sifat anti-oksidatif dan melindungi dari efek merusak dari radikal bebas yang ada di lingkungan. Kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas bertanggung jawab atas banyak penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, masalah jantung, dan Alzheimer.

Daun kelor kaya vitamin C dan beta-karoten yang bekerja melawan radikal bebas.
Mereka juga memiliki Quercetin yang merupakan antioksidan yang membantu menurunkan tekanan darah. Antioksidan lain yang ada dalam daun kelor adalah asam klorogenat yang membantu menstabilkan kadar gula darah pasca makan.

Sebuah penelitian pada wanita menunjukkan bahwa mengonsumsi 1,5 sendok teh bubuk daun kelor secara teratur selama tiga bulan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kadar antioksidan darah.

Menurunkan Kadar Gula Darah

Kadar gula darah tinggi yang berkelanjutan menyebabkan perkembangan diabetes pada individu. Diabetes, pada gilirannya, dapat menyebabkan masalah jantung dan kerusakan organ di dalam tubuh. Untuk menghindarinya, ada baiknya menjaga kadar gula darah agar tetap terkendali. Daun kelor adalah sumber yang sempurna untuk itu karena mereka menstabilkan kadar gula darah karena adanya isothiocyanate.

Menurunkan Kolesterol

Selain gandum, biji rami, dan almond, daun kelor adalah obat yang dapat diandalkan untuk melawan kolesterol tinggi. Kolesterol adalah alasan utama mengapa orang menderita penyakit jantung dan makan daun kelor telah menunjukkan peningkatan yang cukup besar terhadap kadar kolesterol tinggi. Moringa oleifera dapat menurunkan kadar tersebut dan melindungi dari risiko penyakit jantung

Melindungi Hati

Mereka yang mengidap TBC dapat memperoleh manfaat yang besar dari daun kelor karena dapat mengurangi efek negatif dari obat anti tuberkulosis. Daunnya mempercepat perbaikan sel hati. Daunnya memiliki konsentrasi polifenol tinggi yang melindungi hati dari kerusakan oksidatif dan bahkan dapat menguranginya. Mereka meningkatkan kadar protein di hati.

Hati adalah tempat detoksifikasi darah, metabolisme lemak dan untuk penyerapan nutrisi dan dapat berfungsi dengan baik hanya jika enzim hati normal. Daun kelor menstabilkan enzim hati ini.

0 komentar